Langkah-langkah awal :
- Buka virtualbox , kemudian klik "baru" dan ketikkan nama debian maka otomatis akan memilih tipe dan versi. kemudian lanjut
- Atur kapasitas ram, jangan sampai melebihi tanda merah . lanjut
- Pilih "Create a virtual..". lanjut
- Pilih VDI. lanjut
- Pilih "dialokasikan secara dinamik" kemudian lanjut
- Atur kapasitas harddisk sesuai kebutuhanmu (recomended 8 Gb saja) lalu klik buat
- Masukkan disk dengan cara seperti gambar berikut,
- Atur pengaturan jaringan seperti gambar,
- Klik mulai untuk memulai installasi
- Pilih install dan tekan enter (enter adalah tombol untuk memilih pilihan)
- Pilih bahasa inggris saja
- Pilih other untuk mencari Asia
- dan pilih negara Indonesia
- Pilih United State - en_US.UTF-8
- Pilih keymap American English
- pilih No
- pilih Configure network manually untuk mengatur IP dll
- Tentukan IP Address kalian dan tambahkan /24 dibelakang IPmu
- Atur Gateway-mu
- Samakan Name server address dengan Gateway-mu
- Atur Hostname-mu sesuai namamu
- Tambahkan Domain name sesuai Namamu tetapi tambahkan .lan/.net/.com
- Masukkan password seunik mungkin tapi kamu harus menghafalnya
- Re-enter password yang sama seperti password root mu tadi
- Masukkan nama user baru
- Masukkan password untuk user baru
- Re-enter password user baru tadi
- Pilih Time zone sesuai tempatmu
- Pilih metode partisi Guided - use entire disk and set up LVM
- Pilih nama Harddisknya
- Pilih All files in one partition (Semua file di satu partisi)
- Pilih Yes untuk mengubah dan menyimpan peraturan tadi
- Finish untuk menyelesaikan pempartisian dan menyimpannya
- Pilih Yes untuk mengubah dan menyimpan pengaturan tadi
- Tunggu hingga selesai
- Pilih No untuk menolak scan CD/DVD lain
- Pilih No untuk menolak menggunakan cermin jaringan/network mirror
- Pilih No saja untuk menolak survey, karena akan memakan banyak waktu gan..
- Berikan tanda bintang (tekan spasi untuk menandai) pada SSH server dan Standard system utilities
- Yes menginstall GRUB
- Pilih Continue untuk menyelesaikan installasi dan restart
- Login sebagai Root agar kita bisa mengkonfigurasi debian server kita
- SelesaiSETTING IP TERLEBIH DAHULUdengan cara ketikan :nano /etc/network/interfacesketikan dengan
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.22.1
netmask 255.255.255.0
save dengan CTRL + X-> Y -> enter
restart network dengan cara ketik : (/etc/init.d/networking restart)
ifconfig (perintah melihat ip yang sudah terpasang )
lalu install SSHcara instal ssh di debian :
========================
apt-get install ssh
jika ada tulisan 0 upgrade (berarti sudah terinstal)
jika ada pilihan yes or no / y/n = y (pilih yes)
cd /etc/ssh
nano sshd_config
cari port 22 --> ubah menjadi port 2222
dibawahnya ketikan
AllowUsers omas ali
save dengan ctrl X -> Y -> ENTER
service ssh restart
adduser omas (CONTOH)
isikan pasword dengan omas
untuk fullname dll di enter aja
adduser ali (CONTOH)
isikan password dengan ali
selesai ... :DSelanjutnya Install DHCPDHCP Server nih Brayy.....
====================
Pertama-tama lu siapin dulu bray :
a.) (DVD 1) / debian-7.8.0-1386-DVD-11.iso
b.) (DVD 2) / debian-7.8.0-1386-DVD-2.iso ( paling dibutuhin )
c.) Debian (pasti udahlah wkwk)
d.) Virtual BOX
Langsung aje bray... :D
1. Pilih device ---> CD/DVD device ---> DVD 1 masukin dlu bray
2. Ketik perintah :
apt-cdrom add ( jika unable )
3. ketikan perintah :
eject /media/cdrom
4. Nah bro sekarang lu lakuin yang langkah pertama .. yg tadi.. :V
Cuma kalau tahap ini masukin :
DVD 2
Pilih device ---> CD/DVD device ---> DVD 2 masukin bray
5. Ketikan perintah :
apt-get update
6. INSTALL BRAY DHCPnyaa... :D
apt-get install dhcp3-server
7. cd /etc/dhcp
8. cp dhcpd.conf dhcpd.conf.a
9. Edit Konfigurasinya .. :
nano dhcpd.conf
10. CTRL + W -------> CTRL + T -------> 50
LALU konfigurasi kan seperti ini .. :
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.22.0 netmask 255.255.255.248 {
range 192.168.22.0 192.168.22.6;
option domain-name-servers 192.168.22.1,8.8.8.8;
option domain-name "belajar.com";
option routers 192.168.22.1;
option broadcast-address 192.168.22.7;
default-lease-time 7200;
max-lease-time 7200;
}
11. Kalau sudah CTRL + X ----> Y
12. nano /etc/default/isc-dhcp-server
isikan paling bawah konfigurasi :
Cari tulisan :
INTERFACES="eth1"
GANTI.. menjadi "eth0"
13. Kalau sudah Save brayy
14. Restart dhcp nya bro..
service isc-dhcp-server restart
15. OKE dahh.. TINGGAL TES DI client ( Windows )Selanjutnya install DNS server
- DNS SERVER1. Install paket2. Backup filecd /etc/bind3. nano named.conf.local konfigurasi seperti dibawah ini :4. nano lks .konfigurasi seperti dibawah ini :5. nano 192 konfigurasi seperti dibawah ini :6. edit forwarders dnsnano named.conf.option dan konfigurasi seperti dibawah ini :7. restart bind8. edit name server di server :Masukan konfigurasi seperti dibawah ini :9. Testing dns dengan nslookup
-
lalu install web server“apt-get install apache2”
2.pada saat proses ada pilihan [y/n]. Pilih y
3. Setelah proses instalasi Apache web server selesai, kita bisa mengubah isi dari web server kita. Untuk mengubah isinya, ketikkan perintah “nano /var/www/index.html”. Lalu nanti akan masuk pada bagian file html dari web server, disitu sobat bisa mengubah tampilan isisesuka hati kita. Sebagai contoh, lihat gambar dibawah ini.
4. Kalau Sudah di restart “service apache2 restart”5. Testing dengan alamat IP di client
Selesai 😊
lalu install NTP1. apt-get install ntp ntpdate
2. nano /etc/ntp.conf (untuk konfigurasi)
3. Beri tanda # di depan kata server 0,1,2,3
Contoh : jadi seperti ini :
# server 0.debian.pool.ntp.org iburst
# server 1.debian.pool.ntp.org iburst !PERHATIKAN COLOMNYA JANGAN ]
# server 2.debian.pool.ntp.org iburst SAMPAI SALAH MENGISI TANDA #! ]
# server 3.debian.pool.ntp.org iburst
4. Tambahkan dibawah ( # server 3.debian.pool.ntp.org iburst )
( Bebas bro, tergantung tugas lu dsuruh ngisi IP nya brp ... :D )
server 127.127.1.0
fudge 127.127.1.0 stratum 1
restrict 192.168.22.0 mask 255.255.255.248 nomodify notrap
5. Restart bro..
/etc/init.d/ntp restart
6. Lalu ketikan perintah
ntpq -p
7. testing dengan di Control panel :
- Pilih date /time
- Masukan alamat server 192.168.22.1 --->> Update Now
- Jangan lupa untuk mencentangkan "Automatically synchronize"
selesaii.. :DLalu install FTP nyaa1. apt-get install proftpd ---->>> Pada saat install pilih standalone dan apache\
kalau enable (tidak ada dvd)
masukan dvd1 lalu ketikan apt-get install proftpd
pilih Y
GANTI dengan dvd1
loading..
masukan dvd2 (paksa unmount)
selesai :)
2. cd /etc/proftpd
nano proftpd.conf
3. Cari kata #<Anonymous ~ FTP>
CTRL+W
lalu
diganti menjadi <Anonymous /home/FTP>
(Tanda pagarnya di hapus)
4. Cari Kata #User
#UserAlias
(Hapus tanda pagarnya)
5. Cari kata #</Anonymous>
(Tanda # dihilangkan lagi)
6. Save -> restart
service proftpd restart
7. Userdel ftp
8. cd /home
9. mkdir ftp
10. Useradd -d /home/ftp ftp
lalu buat password
psswd ftp
11. chmod -R 777 ftp
Lalu buka Fille zilla
ketikan ;
host = ip server kalian ( 192.168.22.1) Tadi
user = ftp
pass = ftp
port = 21
lalu
QuickConnect .. ^_^
Jika error pastikan liat IP di virtual bos host only
di laptop kalian 1 blok network
192.168.22.1 - 254
255.255.255.0
12. ujicoba dengan client
ftp://ipserver (dibrowser)
atau menggunakan filezilla
eth0 IP = 192.168.56.50
NET = 255.255.255.0
selesai .... ^_^

